Individu yang ingin dibentuk adalah individu yang bukan sahaja baik dan soleh untuk dirinya, tetapi juga yang boleh membrikan kesan kepada orang lain atau masyarakat sekitarnya.
Ramai antara kita yang memiliki akhlak yang baik, terjaga solatnya,istiqamah tilawahnya, rajin dengan zikir tetapi hanya untuk dirinya sahaja. Dengan segala kebaiakn yang ada pada diri, individu masih lagi rasa segan dan malu untuk membuka mulut, bercerita dan mengajak orang lain membuat kebaikan. Ada juga yang malas mengalirkan peluh dan mengeluarkan tenaga untuk merancang,bekerja dan bertindak untuk memberikan kesan yang baik kepada masyarakat di sekitarnya.
Fardi muslim yang ingin dibentuk adalah yang bukan sahaja soleh, tapi mampu memberikan kebaikan kepada masyarakat sekeliling.Individu soleh yang menyinsing lengan memerah keringat berfikir dan bekerja untuk melakukan proses islah di dalam masyarakat.
Ingat, peranan orang yang beriman, bukan sekadar untuk menjadi hamba Allah, tetapi juga sebagai Khalifah di muka bumi ini. Menegakkan Islam dan mentadbir dunia dengan keindahan Islam.
Hidup di dunia hanya sementara, akhirat jua kekal abadi. Carilah bekalan di dunia untuk kehidupan akhirat.
Tuesday, August 17, 2010
Friday, August 6, 2010
Kegagalan Orang Mukmin
Kegagalan bagi orang mukmin adalah apabila dia gagal untuk menjadi mukmin yang sebenar, gagal mencapai darjat taqwa, gagal mematuhi arahan Allah dan Rasul dan gagal menahan diri dari laranganNya.
Selain daripada itu, ketidakberhasilan dan permasalahan yang datang adalah ujian dari Allah Subhanahu Wata'ala. Untuk menguji manusia yang beriman dalam merealisasikan dua keajaiban mukmin; sabar apabila menghadapi kesusahan, dan syukur apabila mendapat kesenangan.
'Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)
http://www.eramuslim.com/syariah/tafsir-hadits/makna-sabar.htm
Oleh itu, jangan keluh kesah apabila menghadapi masalah dan kesusahan; yang penting sentiasa berada dalam keadaan beriman yang sepenuhnya kepada Allah dan tidak gagal dalam menunaikan segala tanggungjawab kepadaNya.
"Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." Surah Yusof; ayat 87
Wallahua'lam.
Selain daripada itu, ketidakberhasilan dan permasalahan yang datang adalah ujian dari Allah Subhanahu Wata'ala. Untuk menguji manusia yang beriman dalam merealisasikan dua keajaiban mukmin; sabar apabila menghadapi kesusahan, dan syukur apabila mendapat kesenangan.
'Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)
http://www.eramuslim.com/syariah/tafsir-hadits/makna-sabar.htm
Oleh itu, jangan keluh kesah apabila menghadapi masalah dan kesusahan; yang penting sentiasa berada dalam keadaan beriman yang sepenuhnya kepada Allah dan tidak gagal dalam menunaikan segala tanggungjawab kepadaNya.
"Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." Surah Yusof; ayat 87
Wallahua'lam.
Subscribe to:
Posts (Atom)